|
NO |
NAMA/JENIS/MACAM PERIZINAN |
DASAR HUKUM |
TUJUAN/URGENSI/MANFAAT |
ISI KETENTUAN PERIZINAN |
SYARAT |
BIAYA (Rp.) |
WAKTU |
| 1 |
Sudin Pendapatan daerah Jakarta Utara I & II
Ijin Penyelenggaraan Reklame
|
- Perda Prov DKI Jakarta No.3 tahun 2001
- Keputusan Gubernur Prov. DKI Jakarta No. 29 tahun 2002.
- Perda No. 2 tahun 2004 ttg Pajak Reklame.
- Kep. Gubemur KDKI Jakarta No. 37 th. 2000 ttg. Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame.
|
Pengaturan dan Pengawasan Pemasangan Reklame
|
Kep. Gubernur Prov. DKI Jakarta No. 37 tahun 2000 ttg. Juklak Penyelenggaraan Reklame ps. 13 (bagian ketiga, perijinan) ; Setiap Penyelenggaraan Reklame wajib terlebih dahulu mendapat ijin tertulis dari Gubemur atau Pejabat yang ditunjuk.
|
|
0 |
0 |
| 2 |
Sudin Perumahan
Ijin Rumah Kost.
|
- Keputusan Gubernur KDKI Jakarta No. 2693 th. 1987. Ttg. Pedoman Pengaturan Perumahan Pemondokan (Rumah Kost) dalam wilayah DKI Jakarta.
- Keputusan Gubernur KDKI Jakarta No. 107 th. 1989 Ttg Petunjuk Pelaksanaan Pengaturan Perumahan Pemondokan (Rumah Kost) dalam wilayah DKI Jakarta.
|
Tertib Rumah Kost. Terdatanya Rumah-Rumah Kost yang sudah mempunyai Ijin.
|
- PM 1
- Foto Copy KTP
- Foto Copy KK
- Foto Copy PBB
- Foto Copy Sertifikat Rumah/
- Surat Tanah
- Denah Kamar.
|
|
0 |
0 |
| 3 |
Suku Dinas Tenaga Kerja & Trans JU
Ijin Operasional Penempatan Tenaga Kerja
|
Pasal. 37 ayat (2) UU. 13/2003 tentang Ketenaga Kerjaan KEPMEN/SK. KKDIS.
|
Untuk melihat apakah di Perusahaan itu dimungkinkan untuk Kontrak Kerja atau tidak/dari Perusahaan yang bertanggungjawab terhadap Buruh
|
Meliputi Hak dan Kewajiban antara pengusaha dan buruh.
|
|
0 |
0 |
| 4 |
Kantor Pelayanan Pemakaman
1. Ijin Mengangkut Jenazah keluar wilayah DKI Jakarta.
|
Perda No. 3 tahun 1999
|
Untuk mengawasi agar Jenazah yang dibawa meninggal karena sakit atau sebab lainnya.
|
- |
|
0 |
0 |
| 5 |
2. Ijin Menahan Jenazah. |
sda |
sda |
- |
|
0 |
0 |
| 6 |
3. Ijin memindahkan kerangka Jenazah |
sda |
sda |
- |
|
0 |
0 |
| 7 |
Sudin Koperasi & UKM
1. Badan Hukum Koperasi (Tkt. Provinsi)
|
UU No. 25/1992 ttg Perkoperasian |
Sebagai Legalitas Usaha Koperasi |
Mencakup Anggaran Dasar Koperasi Dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi |
|
0 |
0 |
| 8 |
2. SIPTUK (Tkt. Provinsi) |
SK. Gub. Ill Tahun 2004 ttg. Penataan Lokasi dan Usaha Pedagang K. 5 di Prov. DKI Jakarta |
Sebagai Legalitas Usaha Kecil di Lokasi |
Menunjukan Tempat Usaha. |
|
0 |
0 |
| 9 |
3. KIPLUS (Rencana Sd.) |
SK. Gub. HI Tahun 2004 ttg. Penataan Lokasi dan Usaha Pedagang K. 5 di Prov. DKI Jakarta |
Sebagai Legalitas Pdg PK. 5 Khusus ttg Tempat Usaha Sementara (JU) |
Menunjukan Tempat Usaha |
|
0 |
0 |
| 10 |
4. KIV (Rencana Sd) |
SK. Gub. III Tahun 2004 ttg. Penataan Lokasi dan Usaha Pedagang K. 5 di Prov. DKI Jakarta |
Sebagai Identitas Pedagang |
Menunjukan Identitas Pedagangnya. |
|
0 |
0 |
| 11 |
Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan
1. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
|
1. Undang-undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan
2. Undang-undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas
3. SK Menperindag Rl No.596/MPP/Kep/9 /2004 tanggal 23 September 2004 tentang Standar Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan.
|
1. Menghindarkan masyarakat dari praktek perdagangan yang tidak bertanggung jawab
2. Merupakan Sumber Informasi Usaha mengenai Identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha
3. Untuk menciptakan iklim usaha yang sehat
|
Terlampir
|
|
0 |
0 |
| 12 |
2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) |
1. KepMen 289/MPP/Kep/10/2001 tanggal 05 Oktober 2001
2. SK Gub. Prov. DKI No. 3586/2003 tanggal 24 Oktober 2003
|
1. Dengan Tujuan untuk memberi kekuatan hukum bagi perusahaan yang telah mendapatkan izin
2. SIUP untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan di Wilayah kerja Negara Republik Indonesia
|
Terlampir |
|
0 |
0 |
| 13 |
3. Izin Industri
A. Tanda Daftar Industri (TDI)
B. Izin Prinsip
C. Izin Usaha Tetap
D. Izin Perluasan
|
1. UU No.5/1984 Tentang Perindustrian
2. SK Menperindag Rl No. 590/MPP/Kep/10/1999
|
1. Untuk memberikan kepastian Hukum dalam berusaha
2. Legalitas Perusahaan dalam berusaha jelas
3. Untuk mengetahui investasi yang ditentukan dalam perusahaan
4. Untuk mengetahui penyerapan tenaga kerja yang diserap oieh perusahaan tersebut
5. Untuk mengetahui penggunaan bahan baku khususnya bahan baku local
6. Pemasaran yang teiah dicapai (sudah ekspor)
|
Terlampir |
|
0 |
0 |